Kita Adalah Owner & CEO Dari Me Incorporation

Beberapa waktu yang lalu tepatnya 30 Januari 2010 saya mem-posting tulisan berjudul me incorporation! Tulisan tersebut saya tempatkan pada kategori career coach. Diakhir tulisan itu saya berjanji untuk membuat tulisan tentang bagaimana kita memainkan peran kita sebagai pemimpin sekaligus manajer bagi me incorporation. Untuk memahami seperti apa konsep me incorporation, silahkan anda membaca tulisan saya terdahulu tentang me incorporation. Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan yang menjelaskan apakah me incorporation itu. Anda bisa mengartikan me incorporation sebagai PT. Diri Saya Sendiri.

 

Salah satu alasan mengapa banyak individu sering mengalami kegagalan, penolakan, sulit sekali mendapatkan kepercayaan orang dan selalu berjalan ditempat baik dalam kehidupan sosial, keluarga dan karir adalah karena mereka tidak mengelola diri mereka dengan baik, efektif dan bernilai tambah. Sama halnya dengan sebuah perusahaan yang harus dikelola dengan baik dan efektif sehingga mampu terus mencapai tujuan-tujuannya dan berkembang, setiap individu pun harus melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh perusahaan. Dalam konteks bagaimana mengelola diri kita sebaik dan seefektif mungkin sehingga memiliki keunggulan daya saing, maka fokus kita terletak pada bagaimana mengelola ke dalam dan keluar diri kita.

 

Apabila kita begitu baik dan efektif dalam mengelola potensi dan kemampuan dalam diri kita namun lemah ketika mengimplementasikan, menunjukkan dan menyebarkan kualitas dan nilai tambah dalam diri kita maka akan mempengaruhi seberapa cepat dan tepatkah kita mampu mencapai tujuan-tujuan kita serta mengelola hambatan dan tantangan yang dihadapi. Sebaliknya ketika kita membuat dan menyebarkan janji dan klaim atas suatu tindakan dan hasil yang dapat dan pasti kita raih namun ternyata kemampuan kita tidak mendukung, potensi tidak dioptimalkan dan strategi di tinggalkan maka pencapaian tujuan dan meraih keberhasilan akan semakin jauh untuk diraih.

 

Oleh karena itu penting kiranya kita menyeimbangkan antara pengelolaan internal ke dalam diri kita dan pengelolaan eksternal ke luar diri kita. Disinilah letak persamaan antara sebuah perusahaan dengan diri kita. Sebuah perusahaan tentu dimiliki oleh beberapa atau sekelompok orang. Diri setiap manusia dimiliki oleh mereka sendiri, bukan orang tua, pasangan, anak dan saudara kita. Sebuah perusahaan dikelola oleh pemiliknya dan atau seorang CEO (Chief Executive Officer). Diri kita dikelola oleh pemilik dari diri kita sendiri yaitu diri kita sendiri, bukan orang lain diluar diri kita. Sebuah perusahaan memiliki tujuan-tujuan yang harus dicapai yang ditentukan oleh CEO dan atau dipengaruhi oleh owner-nya. Diri setiap manusia tentu memiliki tujuan-tujuan yang ingin diraih yang ditentukan oleh pemilik dan CEO dari diri kita yaitu diri kita sendiri. Agar setiap perusahaan mampu bertahan dan berkembang, mereka tentu membutuhkan pendapatan dari hasil penjualan produk dan jasa yang dihasilkan. Setiap manusia apabila ingin bertahan dan berkembang dalam kehidupannya, maka mereka membutuhkan pendapatan dari pekerjaannya. Ketika manusia bekerja maka mereka sedang menghasilkan produk dan jasa yang mereka dapat hasilkan, yaitu apa yang sedang mereka kerjakan atau hasilkan.

 

Sebuah perusahaan membagi pencapaian tujuannya ke dalam beberapa peran dan tugas, seperti operasional, sales dan marketing, keuangan, human resource management, investasi, dan teknologi informasi. Setiap manusia juga memiliki peran dan tugas yang persis sama dengan perusahaan. Setiap manusia memiliki peran dan tugas operasional, sales dan marketing, keuangan, HR management, dan investasi atas diri mereka sendiri. Setiap perusahaan membutuhkan serangkaian strategi, taktik dan action disetiap peran dan tugas mereka untuk mewujudkan tujuan-tujuannya. Hal yang sama juga dihadapi oleh diri kita. Kita membutuhkan strategi, taktik dan action disetiap peran dan tugas kita untuk mewujudkan tujuan-tujuan yang ditetapkan.

 

Telah dijelaskan di atas bahwa pencapaian suatu tujuan dari perusahaan dan individu harus mencakup beberapa peran dan tugas. Suatu perusahaan yang pemasaran produk atau jasanya bagus dan penjualannya baik namun pengelolaan keuangannya lemah maka suatu saat perusahaan akan mengalami kesulitan. Suatu perusahaan yang pengelolaan keuangannya baik namun pengembangan SDM dan pemasarannya tidak berjalan baik, maka suatu saat perusahaan akan mengalami kesulitan pula. Apa yang dialami perusahaan juga dialami oleh setiap individu.

 

Apabila kita memiliki kemampuan dan pengetahuan yang bagus namun dua-duanya belum dapat menghasilkan kinerja terbaik, maka suatu saat atasan atau customer kita akan memilih orang lain yang lebih bagus dari kita. Ketika kita mampu memasarkan hasil kerja dan pencapaian tujuan kita kepada atasan, customer atau prospektif klien dengan baik namun apa yang kita bisa hasilkan tidak mengalami perubahan walaupun lingkungan eksternal berubah, maka suatu saat diri kita akan kalah bersaing dengan individu yang selalu mampu meningkatkan hasil-hasilnya.

 

Sebagai seorang individu, kita memiliki peran dan tugas operasional, sales dan marketing, pengembangan usaha, keuangan, training dan development, investasi dan lainnya. Peran dan tugas ini diarahkan oleh seorang pemimpin. Seorang pemimpin memastikan bahwa peran dan tugas-tugas tersebut dijalankan dengan baik dan efektif sesuai strategi dan tujuan yang akan dicapai. Kita adalah pemimpin tertinggi dan pemimpin satu-satunya dari diri kita sendiri. Kita adalah orang yang paling bertanggung-jawab atas kehidupan dan pencapaian tujuan kita. Oleh karena itu sebagai pemimpin utama dan pihak yang paling bertanggung jawab, kita harus memahami peran dan tugas operasional, sales dan marketing, pengembangan usaha, keuangan, training dan development, investasi dan lainnya.

 

Sebagai pemimpin utama dari me incorporation, kita harus memastikan bahwa peran dan tugas-tugas tersebut dijalankan dengan benar dan efektif secara terus menerus. Sebagai pemimpin utama, kita harus mampu menetapkan masa depan seperti apa yang akan diraih. Menentukan tujuan-tujuan berjangka dan kerangka waktu pencapaiannya. Sebagai pemimpin utama, kita harus menentukan passion dalam hal apa kita ingin berkarya. Bidang pencapaian yang mana yang ingin difokuskan berdasarkan kecintaan kita untuk memberikan hasil terbaik bagi sebanyak mungkin orang.

  

Mulailah detik ini juga untuk mentransformasi diri kita sebagai pemilik sekaligus pemimpin utama dari diri kita sendiri. Pemilik dan pemimpin utama dari me incorporation. Diri kitalah yang berkuasa dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada diri kita dan apa yang kita lakukan. Mulailah mengambil tanggung jawab ini. Ketika kita mulai mengambil tanggung jawab ini, maka kita akan semakin menghargai potensi dan sumber daya yang ada dalam diri kita. Kita akan mulai fokus untuk mengeksplorasi seluruh potensi yang ada dalam diri kita untuk mencapai apapun tujuan yang ingin dicapai. Kita semua adalah chief executive officer dari diri kita dan me incorporation. Dalam buku saya yang akan segera beredar di toko-toko buku pada akhir Maret 2010 ini berjudul “Sukses Jual Diri : Re-Thinking Personal Branding Through 12 Elements of Personal Competitive Advantage”, peran dan tugas-tugas dalam me incorporation tersalurkan impelementasinya dalam aktivitas personal branding dan model segitiga daya saing individu.

Nantikan buku “Sukses Jual Diri” pada akhir Maret 2010 ini.

  • Share/Bookmark