You Sell a Great Product…YOURSELF!

Judul tulisan ini persis sama dengan judul pengantar di buku saya Sukses Jual Diri. Kata pengantar dalam buku saya itu ditulis oleh rekan saya yaitu Anthony Dio Martin. Saya sengaja mengunakan judul pengantar dari buku Sukses Jual Diri sebagai judul tulisan saya kali ini. Namun isi dari tulisan ini berbeda dengan isi pengantar dari buku saya tersebut.

 

Mungkin diantara anda ada bertanya-tanya apakah diri kita bisa disebut sebagai produk? Apakah diri manusia layak disejajarkan dengan sebuah produk? Bila berbicara produk sebagai barang dan jasa tentu manusia tidak bisa disejajarkan oleh produk. Produk barang dan jasa yang menciptakan adalah manusia. Yang mengendalikan dan mengembangkan produk barang dan jasa juga manusia. Manusia berada pada tingkat tertinggi di atas produk barang dan jasa. Namun ada persamaan antara manusia dengan produk. Manusia dan produk dapat memberi manfaat yang dibutuhkan, diinginkan dan diharapkan bagi orang-orang yang membutuhkan, menginginkan dan mengharapkanya. Manusia dan produk sama-sama tidak hanya mengandalkan dari apa yang bisa diberikan atau hasil akhirnya namun juga pada prosesnya. Kita bicara kualitas dan nila tambah disini. Apakah prosesnya mengesankan dan menyenangkan atau justru prosesnya tidak menyenangkan dan penuh kekecewaan.

 

Saya akan mengatakan sebuah kenyataan yang menurut saya tidak terbantahkan. Saya berkesimpulan bahwa,”tidak ada satu pun produk di dunia yang bisa menandingi kehebatan manusia sebagai produk”. Dengan kata lain produk terhebat di jagad raya ini adalah KITA, ANDA, SELURUH MANUSIA di bumi ini.

 

Wright bersaudara pertama kali mampu menerbangkan pesawat ciptaannya yang menjadi awal dari sejarah pesawat terbang di dunia. Yang hebat, tentu Wright bersaudara. Dari pesawat terbang sederhana dan konvensional sampai Airbus A380 yang bertingkat dua dan mampu mengangkut hampir 800 penumpang , yang hebat bukan kecanggihan A380 namun para desainer dan pembuatnya. IPOD kesayangan anda yang telah memanjakan anda dengan ribuan lagu dan ratusan film yang mudah diputar dan di download serta sangat ringkas disimpan disaku atau kantong anda tentu yang hebat bukan IPOD itu sendiri namun Steve Jobs sebagai pencetus ide pertama, para desainer dan pembuatnya. Anda betah berlama-lama sambil menikmati enaknya kopi di Starbuck. Anda merasa menemukan rumah kedua disana. Namun bukan suasana gerai Starbuck dan kopinya yang hebat, melainkan Howard Schultz sang komandan Starbuck, para Manajer dan baristanya yang hebat.

 

Manusia adalah produk luar biasa ciptaan Tuhan yang mampu menciptakan apapun melebihi apa yang kita kira kita tak mungkin melakukannya. Kehebatan manusia tidak lepas dari mikro prosesor maha hebat yang terpasang di kepala kita yaitu otak. Seluruh manusia di dunia diberikan mikro prosesor yang sama bentuknya, sama kualitasnya dan sama hebatnya.

 

Tidak ada yang berbeda antara kualitas otak anda dengan Albert Enstein. Lalu mengapa ada individu yang mampu meraih sukses luar biasa dan individu yang biasa-biasa saja? Bukankah seharusnya dengan kualitas otak yang sama akan menghasilkan individu dengan pencapaian sukses yang sama pula? Kehebatan mikro prosesor ini didukung oleh lima panca indera manusia serta kedua tangan dan kaki kita. Rangsangan dan perintah dari otak ini yang menggerakkan dan mempengaruhi apapun dalam diri kita. Melalui otak kita inilah tercipta sumber daya internal yaitu pikiran yang mempengaruhi dan menentukan seberapa baik diri kita, Kemampuan, pengetahuan, dan nilai-nilai diri kita.

 

Melalui mikro prosesor yang super canggih serta sumber daya internal yang luar biasa inilah kita menjadi sebuah produk luar biasa dan terhebat di muka bumi ini. Kita bisa menciptakan apapun yang bermanfaat dan menghilangkan apapun yang tidak bermanfaat. Ketika menjalani kehidupan sosial, karir, keluarga dan lainnya, kita sebagai sebuah produk selalu menggunakan otak dan sumber daya internal kita. Otak dan sumber daya internal bagi setiap manusia merupakan komoditas karena siapapun memilikinya. Yang membedakan antara satu individu dengan individu lainnya adalah optimalisasi sumber daya internal mereka.

 

Ketika atasan puas dengan hasil pekerjaan anda maka sedang mengoptimalkan produk diri anda melalui sumber daya internal anda. Ketika anda berhasil mempengaruhi orang lain untuk membeli produk barang yang ditawarkan maka anda telah mengoptimalkan produk diri anda melalui sumber daya internal anda. Ketika anak anda mendapatkan hadiah karena berhasil mendapatkan nilai bagus maka anak anda telah mengoptimalkan produk dirinya melalui sumber daya internalnya. Ketika istri anda membuat masakan yang lezat dan dinikmati oleh anda sekeluarga beserta saudara-saudara lainnya, maka istri anda sedang mengoptimalkan produk dirinya melalui sumber daya internal.

 

Setiap hari, setiap saat, kapan pun dan dimana pun, kita selalu bisa mengoptimalkan diri melalui sumber daya internal diri kita. Apapun yang kita lakukan kita sedang menjual produk diri kita. Perilaku dan tindakan kita yang baik dan beretika berarti anda sedang menjual produk diri anda dengan baik. Sebaliknya ketika perilaku, tindakan dan apapun yang anda hasilkan tidak membawa manfaat bagi orang lain dan hanya membuat orang lain kecewa, marah dan takut maka produk diri anda yang luar biasa ini telah anda sia-siakan. Pahamilah, bahwa suka tidak suka anda selalu menjual diri anda. Menjual yang terbaik dan bermanfaat bagi diri anda dan sebanyak mungkin orang atau menjual sesuatu yang buruk dan tidak bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

SELAMAT MENJUAL PRODUK LUAR BIASA YAITU DIRI ANDA SENDIRI, SEKARANG JUGA!

  • Share/Bookmark